Profile

Join date: Jun 9, 2022

About

Joonlinepaydayloans merupakan situs yang menyediakan berita - berita terpercaya | Berita Terkini | Berita Viral | Kabar Harian Terbaru dan Terpercaya | Berita Bola.


Sidang Vonis Kasus Trio Jenderal NII Digelar Hari Ini



Sidang kasus video propaganda trio jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akan kembali digelar hari ini, Kamis (9/6/2022). Sidang beragendakan vonis tersebut akan kembali digelar usai tertunda tiga minggu.


Sidang putusan kasus video propaganda yang diunggah di YouTube oleh trio jenderal NII, Sodikin, Jajang dan Ujer itu rencananya akan digelar di Pengadilan Negeri Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul siang ini.


Sebelumnya, sidang vonis kasus tersebut tertunda tiga minggu usai majelis hakim meminta agar sidang putusan kasus ini ditunda sejak sidang terakhir yang dilaksanakan pada Kamis, (19/5) lalu.


“Sidang putusannya jadi minggu depan (hari ini). Majelis hakim minta waktu ke JPU dan penasihat hukum untuk menunda waktu putusan dua minggu,” kata kuasa hukum terdakwa, Rega Gunawan saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (2/6) lalu.


Ketiga terdakwa masing-masing Jajang Koswara, Sodikin dan Ujer diketahui dituntut hukuman yang berbeda. Jajang dan Sodikin diketahui dijerat hukuman yang lebih berat. Keduanya dituntut hukuman bui 5 tahun oleh jaksa penuntut umum.


Sedangkan Ujer, dijerat hukuman yang lebih ringan. “Satunya, Pak Ujer, karena memang di fakta persidangan yang bersangkutan itu hanya dipakai tempat atau rumahnya saja, itu kita tuntut dua tahun,” ungkap Ari.


Menjelang berlangsungnya sidang putusan ini, tim kuasa hukum berharap agar majelis hakim mempertimbangkan sejumlah fakta-fakta persidangan, termasuk hal yang dianggap meringankan para terdakwa.


Di antaranya, ketiga terdakwa dianggap tidak tahu menahu jika perbuatan yang dilakukan mereka merupakan tindakan melawan hukum. Selain itu, kuasa hukum juga menyebut jika ketiga jenderal tersebut hanya menjalankan perintah dari Sensen Komara.


“Mereka juga sudah berikrar untuk kembali ke NKRI dan meminta maaf kepada masyarakat dan meminta maaf kepada bapak Presiden RI,” ungkap Rega.

Sedangkan pihak jaksa penuntut umum menilai, fakta-fakta di persidangan maupun keterangan saksi ahli yang dihadirkan sudah cukup menguatkan jeratan hukuman yang diberikan jaksa terhadap ketiga terdakwa.


Ada tiga pasal yang diketahui dijeratkan JPU kepada terdakwa. Ketiga pasal tersebut yakni Pasal 110 Jo Pasal 107 KUHP tentang Makar, Pasal 28 Jo Pasal 45 Undang-undang ITE dan Pasal 24D Jo Pasal 66 Undang-undang Bendera, Bahasa dan Lagu Kebangsaan.


Kasus video propaganda yang menyeret ketiga jenderal NII ini menjadi perbincangan di Garut pada awal tahun 2022 silam. Kala itu, warga Garut dihebohkan dengan munculnya sejumlah konten video berisi propaganda NII di YouTube.


Ada sekitar 57 video yang belakangan diketahui diunggah oleh para Jenderal NII tersebut. Video-video itu diunggah melalui akun milik trio jenderal Parkesit 82 yang diberikan langsung oleh eks Presiden NII Sensen Komara.

Joonlinepaydayloans Situs Informasi Berita Terpercaya | Berita Terkini | Berita Viral

More actions
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube